UPDATE

Langkat Bentuk Satgas Pengentasan Premanisme, Dorong Iklim Investasi yang Sehat dan Aman

Bupati Langkat Syah Afandin (tengah) rapat bersama Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua DPRD, dan melahirkan kesepatan membentui Satgas berantas premanisme, di Stabat, Selasa (27/5)

STABAT (Langkatoday) Dalam upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH secara resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengentasan Premanisme di Kabupaten Langkat.

Pembentukan Satgas tersebut disepakati dalam rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Langkat yang digelar di Lounge VIP Kantor Bupati pada Selasa (27/5).

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya membangun ekosistem usaha yang berkeadilan dan bebas dari praktik-praktik yang mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Syah Afandin menegaskan bahwa premanisme merupakan ancaman serius bagi ketertiban sosial dan pembangunan ekonomi lokal.

“Pembentukan Satgas ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan pelaku usaha. Langkat harus menjadi daerah yang nyaman, terbuka bagi investasi, dan bebas dari praktik-praktik premanisme yang meresahkan,” tegas Syah Afandin.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat demi efektivitas pelaksanaan tugas Satgas. Menurutnya, premanisme bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menghambat pertumbuhan investasi yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Rapat tersebut dihadiri sejumlah pimpinan daerah, antara lain Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi, Dandim 0203/LKT Letkol Arh Fx Ibnu Hardiyanto, Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin-angin, SE, serta Kepala Seksi Intelijen Kejari Langkat Ika Luis Nardo, SH. Seluruh peserta menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Satgas.

Kapolres Langkat menyambut baik inisiatif tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk penguatan terhadap peran aparat dalam menjaga ketertiban.

“Satgas ini akan sangat membantu kami dalam menciptakan keamanan dan ketertiban. Kami mendukung penuh langkah ini,” ujar AKBP David.

Senada dengan itu, Dandim 0203/LKT Letkol Arh Fx Ibnu Hardiyanto juga menyatakan kesiapan TNI untuk terlibat aktif.

“Premanisme adalah musuh bersama. Kami siap mendukung Satgas ini dengan personel yang dibutuhkan,” tegasnya.

Satgas Pengentasan Premanisme akan berada di bawah koordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KesbangPol) Kabupaten Langkat. Tim ini akan menjalankan tugasnya secara lintas sektor, dengan pendekatan penindakan, edukasi, dan pengawasan. Evaluasi terhadap koperasi-koperasi yang diduga menyimpang dari fungsi sosial ekonomi juga menjadi bagian dari agenda kerja Satgas.

Langkah strategis ini mencerminkan komitmen kuat Pemkab Langkat di bawah kepemimpinan Bupati Syah Afandin dalam menciptakan daerah yang aman, ramah bagi investor, dan berpihak pada kemajuan serta kesejahteraan masyarakat.


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image