Syah Afandin Imbau Warga Langkat Tidak Panic Buying BBM dan Sembako
BERITA LANGKAT – Bupati Langkat Syah Afandin mengimbau masyarakat, khususnya warga Kabupaten Langkat, agar tetap tenang menyikapi isu potensi gangguan pasokan energi global akibat konflik di Timur Tengah.
Menurut Afandin, masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembelian berlebihan terhadap bahan bakar minyak (BBM) maupun kebutuhan pokok yang dapat memicu kelangkaan di tingkat lokal.
“Saya minta masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan terhadap BBM maupun kebutuhan pokok lainnya,” ujar Afandin, Ahad (8/3).
Pria yang akrab disapa Bang Ondim itu menjelaskan, jika masyarakat melakukan panic buying atau penimbunan barang, hal tersebut justru berpotensi menimbulkan masalah baru pada distribusi energi maupun bahan pokok.
“Jangan panic buying, baik untuk BBM maupun sembako. Insyaallah pemerintah pasti memantau dan akan mengambil langkah jika hal tersebut terjadi,” ungkapnya.
Stok BBM di Langkat Dipastikan Aman
Afandin juga memastikan bahwa ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Langkat saat ini masih dalam kondisi aman. Kepastian tersebut diperoleh dari informasi pihak Pertamina yang bertanggung jawab atas distribusi energi nasional.
Pemerintah Kabupaten Langkat, lanjutnya, akan terus memantau kondisi distribusi BBM serta ketersediaan bahan pokok di berbagai titik, termasuk stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan pasar tradisional.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan yang dapat meresahkan masyarakat.
Pemkab Langkat juga mengajak masyarakat tetap bijak dalam berbelanja serta tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum tentu benar terkait ketersediaan energi maupun bahan pokok.


