VIRAL! Video Aktivitas "Loket" Sabu di Sei Bingai Beredar, Diduga Milik Keluarga Oknum Ketua OKP

BERITA LANGKAT – Jagat media sosial di Kabupaten Langkat kembali digegerkan oleh beredarnya video yang merekam aktivitas peredaran narkoba secara terang-terangan. Lokasi peredaran barang haram tersebut diduga kuat berada di Jalan Emplasmen, Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Peredaran Narkoba Mirip Loket Pembayaran
Dalam rekaman video yang dilihat tim redaksi, Selasa (3/1), tampak suasana di dalam sebuah ruangan yang didesain menyerupai loket. Seorang pria terlihat sedang duduk santai di balik meja sambil mengemas butiran kristal putih yang diduga kuat merupakan narkoba jenis sabu ke dalam plastik-plastik klip kecil.
Aktivitas tersebut tampak dilakukan tanpa rasa takut, seolah-olah tempat tersebut kebal terhadap hukum. Hal ini memicu kecaman luas dari netizen dan masyarakat sekitar yang merasa resah dengan bebasnya peredaran narkoba di wilayah mereka.
Diduga Milik Kerabat Oknum OKP
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, muncul dugaan kuat bahwa lokasi peredaran narkoba tersebut dikelola atau dimiliki oleh adik dari seorang oknum ketua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) berinisial WAR.
Keterlibatan nama-nama yang berafiliasi dengan organisasi tertentu ini diduga menjadi alasan mengapa aktivitas di lokasi tersebut terkesan sulit tersentuh oleh aparat keamanan selama ini.
Desak Aparat Penegak Hukum Bertindak
Merespons video viral tersebut, masyarakat Kabupaten Langkat mendesak Polres Langkat dan Polda Sumatera Utara untuk segera turun tangan melakukan penggerebekan dan menangkap para pelaku yang terlibat.
"Video ini sudah menjadi bukti nyata. Jangan sampai ada kesan pembiaran karena pelakunya diduga punya 'bekingan'. Polisi harus berani sikat habis demi menyelamatkan generasi muda Langkat," ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum tidak hanya menangkap pekerja di lapangan, tetapi juga mengusut tuntas siapa pemilik dan penyedia tempat yang dijadikan markas peredaran narkoba di Sei Bingai tersebut.
