UPDATE
The Vajra

Amanat Langkat Desak Dir Narkoba Polda Sumut Turun Langsung ke Diskotik Bahorok, Tangkap Pemilik Jika Terbukti

BAHOROK (Langkatoday)Desakan kepada aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap dugaan peredaran narkoba di kawasan wisata Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, semakin menguat. Kali ini, Aliansi Mahasiswa Langkat Anti Narkotika (Amanat) secara khusus meminta Direktur Reserse Narkoba (Dirnarkoba) Polda Sumut untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dua diskotik yang tengah disorot: Blue Sky dan Kraton.

Kedua tempat hiburan malam tersebut diduga kuat menjadi pusat peredaran narkoba, khususnya pil ekstasi, yang menurut laporan masyarakat dan pengamatan mahasiswa berlangsung secara terang-terangan dan telah berlangsung cukup lama. Ketua Amanat, Agung Permana, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti menyuarakan perlawanan terhadap kejahatan narkotika, terutama di wilayah yang seharusnya menjadi kawasan wisata dan edukasi lingkungan.

“Kami meminta dengan sangat agar Dir Narkoba Polda Sumut tidak hanya menunggu laporan di meja. Turun langsung ke Bahorok, cek kondisi di lapangan, dan tindak tegas jika terbukti ada aktivitas ilegal. Tangkap pemilik diskotik yang terlibat tanpa pandang bulu,” ujar Agung dalam keterangannya kepada media, Sabtu (18/5).

Menurut Agung, pembiaran terhadap tempat-tempat seperti Blue Sky dan Kraton justru memperburuk citra aparat penegak hukum di mata masyarakat. Ia menyayangkan bahwa sampai saat ini, belum ada tindakan nyata dari pihak kepolisian, padahal informasi mengenai dugaan peredaran narkoba di lokasi tersebut sudah menjadi rahasia umum.

“Kalau masyarakat sipil seperti kami saja tahu, masa iya aparat tidak tahu? Jangan ada pembiaran. Ini menyangkut keselamatan generasi muda dan martabat hukum di daerah,” tegasnya.

Agung juga menyinggung bahwa bukti peredaran narkoba dan praktik judi di kawasan tersebut bisa dilihat langsung oleh wisatawan. Hal ini, menurutnya, menunjukkan betapa longgarnya pengawasan dan lemahnya penegakan hukum di kawasan Bahorok. Ia menganggap hal ini sebagai bentuk kelalaian yang berpotensi merusak sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Aliansi Mahasiswa Langkat Anti Narkotika menilai perlu ada langkah strategis dari Polda Sumut untuk menghindari konflik sosial yang lebih besar di masa depan. Salah satu bentuk konkret yang mereka harapkan adalah pengiriman tim investigasi langsung dari Direktorat Narkoba ke lokasi guna melakukan penindakan dan pemeriksaan intensif.

“Kami tidak akan berhenti. Kalau tidak ada tindakan dari aparat, kami akan turun aksi. Ini sudah kelewat batas. Bukit Lawang bukan tempat pesta narkoba,” lanjut Agung.

Amanat Langkat juga mengaitkan peristiwa ini dengan komitmen nasional dalam memberantas narkoba. Mereka menyatakan dukungan penuh terhadap program Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam poin pemberantasan peredaran narkotika sebagai salah satu prioritas nasional.

“Jangan sampai semangat pemberantasan narkoba dari pusat tidak sampai ke daerah. Dir Narkoba Polda Sumut harus buktikan bahwa institusi kepolisian serius menjalankan amanah ini,” ujar Agung menutup pernyataannya.

Amanat Langkat menegaskan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan situasi di Bahorok dan siap menyampaikan data, bukti lapangan, hingga menggalang dukungan dari masyarakat luas demi mendorong perubahan nyata. Dalam waktu dekat, mereka juga merencanakan audiensi terbuka dengan perwakilan DPRD Langkat dan tokoh masyarakat setempat untuk memperkuat tekanan terhadap aparat hukum agar bertindak cepat dan tegas.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image