Dosen dan Mahasiswa Farmasi IKH Medan Sosialisasikan Penggunaan Antibiotik di Desa Padang Cermin Langkat
STABAT (Langkatoday) - Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar di Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (17/4).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, dengan mengangkat tema "Sosialisasi Penggunaan Antibiotik yang Rasional dalam Pencegahan Resistensi dan Pemeriksaan Kesehatan". Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain apt. Lilik Septiana, S.Farm., M.Farm., apt. Elfia Neswita, S.Farm., M.Farm., dan apt. Azzura Ligo, S.Farm., M.Biotek. Mereka juga didampingi oleh sejumlah mahasiswa farmasi yang turut berpartisipasi aktif.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Padang Cermin menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim dari Helvetia dan berharap kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan penggunaan obat yang tepat.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Edukasi tentang penggunaan antibiotik yang benar sangat penting, apalagi banyak masyarakat yang masih salah kaprah dalam mengonsumsi obat tanpa resep dokter,” ujar Kepala Desa.
Antibiotik, sebagai obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri, sering kali disalahgunakan. Konsumsi yang tidak tepat — seperti penggunaan untuk infeksi virus atau jamur — justru dapat menyebabkan resistensi bakteri terhadap antibiotik. Akibatnya, pengobatan menjadi tidak efektif, bahkan dapat meningkatkan risiko kematian, memperlama waktu penyembuhan, dan menambah beban biaya kesehatan.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya penggunaan antibiotik sesuai dengan petunjuk medis. Dosen Farmasi IKH Medan menjelaskan bahwa resistensi antibiotik banyak disebabkan oleh kurangnya edukasi, penggunaan antibiotik secara sembarangan, serta kesadaran yang rendah terhadap pola hidup sehat.
Selain sosialisasi, kegiatan PKM juga dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, hingga deteksi awal penyakit degeneratif seperti diabetes dan hipertensi. Hal ini mendapat sambutan antusias dari warga yang hadir.
“Pemeriksaan kesehatan gratis ini adalah bagian dari kontribusi kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan deteksi dini, masyarakat bisa lebih waspada terhadap kondisi kesehatannya,” jelas apt. Lilik Septiana.
Institut Kesehatan Helvetia Medan secara penuh mendukung kegiatan ini melalui penyediaan fasilitas, sarana, dan prasarana yang dibutuhkan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Dusun Pemancer, Bapak Sutrisno, yang telah mendukung terlaksananya kegiatan PKM tersebut.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan masyarakat dalam membangun kesadaran serta meningkatkan kualitas hidup warga, khususnya di Kabupaten Langkat.


